Friday, May 6, 2016

JAGALAH Kekhusyu'an Shalatmu dan HINDARKAN Tanda Hitam di Jidatmu! Ini Alasannya...


vemale - Perbanyaklah sujud (dengan shalat) namun jagalah wajahmu supaya tetap tampak TAMPAN dan HINDARKAN munculnya tanda hitam di dahi atau jidatmu karena dikhawatirkan timbul Riya'....

Abdullah bin Umar bin Khattab RA. salah seorang shahabat terkemuka membenci adanya bekas hitam di dahi seorang muslim.

نْ سَالِمٍ أَبِى النَّضْرِ قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ إِلَى ابْنِ عُمَرَ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ قَالَ : مَنْ أَنْتَ؟ قَالَ : أَنَا حَاضِنُكَ فُلاَنٌ. وَرَأَى بَيْنَ عَيْنَيْهِ سَجْدَةً سَوْدَاءَ فَقَالَ : مَا هَذَا الأَثَرُ بَيْنَ عَيْنَيْكَ؟ فَقَدْ صَحِبْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمْ فَهَلْ تَرَى هَا هُنَا مِنْ شَىْءٍ؟

Dari Salim Abu Nadhr, ada seorang yang datang menemui Ibnu Umar. Setelah orang tersebut mengucapkan salam, Ibnu Umar bertanya kepadanya, “Siapakah anda?”. “Aku adalah anak asuhmu”, jawab orang tersebut. Ibnu Umar melihat ada bekas sujud yang berwarna hitam di antara kedua matanya. Beliau berkata kepadanya, “Bekas apa yang ada di antara kedua matamu? Sungguh aku telah lama bershahabat dengan Rasulullah, Abu Bakr, Umar dan Utsman. Apakah kau lihat ada bekas tersebut pada dahiku?” (Riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro no 3698)

    عَنِ ابْنِ عُمَرَ : أَنَّهُ رَأَى أَثَرًا فَقَالَ : يَا عَبْدَ اللَّهِ إِنَّ صُورَةَ الرَّجُلِ وَجْهُهُ ، فَلاَ تَشِنْ صُورَتَكَ.

Dari Ibnu Umar, beliau melihat ada seorang yang pada dahinya terdapat bekas sujud. Ibnu Umar berkata, “Wahai hamba Allah, sesungguhnya penampilan seseorang itu terletak pada wajahnya. Janganlah kau jelekkan penampilanmu!” (Riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro no 3699).

    عَنْ أَبِى عَوْنٍ قَالَ : رَأَى أَبُو الدَّرْدَاءِ امْرَأَةً بِوَجْهِهَا أَثَرٌ مِثْلُ ثَفِنَةِ الْعَنْزِ ، فَقَالَ : لَوْ لَمْ يَكُنْ هَذَا بِوَجْهِكِ كَانَ خَيْرًا لَكِ.

Dari Abi Aun, Abu Darda’ melihat seorang perempuan yang pada wajahnya terdapat ‘kapal’ semisal ‘kapal’ yang ada pada seekor kambing. Beliau lantas berkata, ‘Seandainya bekas itu tidak ada pada dirimu tentu lebih baik” (Riwayat Bahaqi dalam Sunan Kubro no 3700).

    عَنْ حُمَيْدٍ هُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ : كُنَّا عِنْدَ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ إِذْ جَاءَهُ الزُّبَيْرُ بْنُ سُهَيْلِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ فَقَالَ : قَدْ أَفْسَدَ وَجْهَهُ ، وَاللَّهِ مَا هِىَ سِيمَاءُ ، وَاللَّهِ لَقَدْ صَلَّيْتُ عَلَى وَجْهِى مُذْ كَذَا وَكَذَا ، مَا أَثَّرَ السُّجُودُ فِى وَجْهِى شَيْئًا.

Dari Humaid bin Abdirrahman, aku berada di dekat as Saib bin Yazid ketika seorang yang bernama az Zubair bin Suhail bin Abdirrahman bin Auf datang. Melihat kedatangannya, as Saib berkata, “Sungguh dia telah merusak wajahnya. Demi Allah bekas di dahi itu bukanlah bekas sujud. Demi Allah aku telah shalat dengan menggunakan wajahku ini selama sekian waktu lamanya namun sujud tidaklah memberi bekas sedikitpun pada wajahku” (Riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro no 3701).

    عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ قُلْتُ لِمُجَاهِدٍ (سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ) أَهُوَ أَثَرُ السُّجُودِ فِى وَجْهِ الإِنْسَانِ؟ فَقَالَ : لاَ إِنَّ أَحَدَهُمْ يَكُونُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ مِثْلُ رُكْبَةِ الْعَنْزِ وَهُوَ كَمَا شَاءَ اللَّهُ يَعْنِى مِنَ الشَّرِّ وَلَكِنَّهُ الْخُشُوعُ.

Dari Manshur, Aku bertanya kepada Mujahid tentang maksud dari firman Allah, ‘tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari ATSARIS SUJUUD (bekas sujud)’ apakah yang dimaksudkan adalah bekas di wajah? Jawaban beliau, “Bukan, bahkan ada orang yang ‘kapalen’ yang ada di antara kedua matanya itu bagaikan ‘kapalen’ yang ada pada lutut onta namun dia adalah orang bejat. Tanda yang dimaksudkan adalah kekhusyu’an” (Riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro no 3702).


Bahkan dalam kitab Hasiyah as-Showi,

    وليس المراد به ما بصنعه بعض الجهلة المرائين من العلامة في الجبهة فانه من فعل الخوارج وفي الحديث اني لابغض الرجل واكرهه اذا رايت بين عينيه اثر السجود

“Bukanlah yang dimaksudkan oleh ayat adalah sebagaimana perbuatan orang-orang bodoh dan TUKANG RIYA’ yaitu tanda hitam yang ada di dahi karena hal itu adalah ciri khas khawarij (baca: ahli bid’ah)” dalam sebuah hadits disebutkan sungguh saya benci seseorang yang saya lihat diantara kedua matanya terdapat bekas sujud (Hasyiah ash Shawi 4/134, Dar al Fikr).


Semoga kita selalu dapat menjagai diri kita dari tanda Riya', Aamiin...



Sumber : situmautau27.blogspot.co.id

Subhanallah ! Jenazah Wanita Sholehah Masih Segar Walaupun Sudah 30 Tahun


vemale - Seorang  anak telah bermimpi didatangi ibunya. Pada ketika itu, ibunya telah meninggal dunia lebih dari 30 tahun. Dalam mimpi tersebut ibunya telah meminta anaknya supaya memindahkan kuburnya bersebelahan dengan kubur suaminya.

Mungkin bagi sesetengah kita menganggap ia sekadar satu mainan tidur. Tetapi anaknya dengan bantuan orang ramai telah menggali kubur tersebut dan mendapati jenazah ibunya masih lagi kelihatan segar.

Subhanallah, biarpun ia sudah mencecah 30 tahun.

Sugiyem telah meninggal dunia sejak 30 tahun yang lampau. Anaknya sering bermimpi agar kuburnya digali dan dipindahkan berdekatan kubur suaminya. Wanita yang berasal dari Desa Kecamatan Jangkar meninggal dunia pada tahun 1981.

Apa yang pelik mayatnya masih utuh cuma agak kering bahkan kain kafan yang memballut jasadnya masih lengkap. Ini menimbulkan kegemparan pada penduduk setempat. Ia meninggal pada usia yang masih muda iaitu 34 tahun kerana sakit.

Anak sulungnya Subri sering bermimpi ibunya mohon agar makamnya dipindahkan berdekatan makam suaminya.

Penduduk setempat yang mengenali Suginem semasa masih hidup menyatakan wanita ini amat setia pada suaminya selain seorang yang sangat pemurah dan penyabar.

Banyak hari ini isteri-isteri kurang sabar dengan karenah suami. Kadangkala mereka mengabaikan makan minum suami dengan alasan mereka wanita berkerjaya.

Ingatlah apa kerjayapun… namun tak akan terlepas dari tanggungjawab menguruskan rumahtangga kerana ia adalah tanggungjawab WAJIB seorang isteri. Isteri tidak dipersoalkan tentang nafkah di akhirat meskipun mereka bergaji besar melebehi sisuami.

Suami yang tidak mendapat layanan isteri dan merasa tersentuh hati di atas perlakuan isteri memungkinkan isteri tidak akan mencium bau syurga. Jadikan kisah di atas sebagai iktibar.

Semasa hidupnya Sugiyem terkenal sangat solehah, tidak pernah membuka auratnya didepan khalayak, rajin berjamaah di Musholla, gemar menolong sesama dan sangat menurut pada suaminya.

Semoga, Ibu, dan semua saudara perempuan kita tergolong kedalam golongan mereka yang sholehah. Aamiin ya Rabbal’alamin..

Silahkan sebarkanlah kisah nyata ini kepada semua temanmu.




Sumber : Facebook Ukhuwah Menuju Jalan Allah

Inilah Doa Supaya Mudah Bersalin.. Silahkan di Bagikan


vemale - Setiap ibu yang sedang mengandung pastinya akan melalui proses melahirkan dan proses ini merupakan proses yang paling berat dan membutuhkan pengorbanan seorang ibu dalam menjalaninya karena disini seorang ibu akan dihadapkan dg pilihan hidup atau mati sehingga perlu sekali anda atau suami anda untuk sering – sering memohon dan meminta pertolongan kepada Alloh supaya memudahkan persalinan anda. Peristiwa melahirkan adalah bagian dari perayaan yang besar sekaligus peristiwa spiritual dan ibadah paling indah bagi wanita dan keluarganya.

Selain mempersiapkan ilmu pengetahuan untuk memberdayakan diri agar peristiwa melahirkan bisa lebih indah dan mudah, berdoa adalah hal yang harus dilakukan para calon ibu dan ayah...Karena semaksimal apapun usaha kita, tetap Allah yang memberikan jawaban terindahnya...

Semoga tulisan ini bermanfaat, Silahkan Bagikan Ya




Sumber : http://bacaan-muslimah.blogspot.co.id

Tuesday, May 3, 2016

SUBHANALLAH !! Malaikat Pencabut Nyawa Menangis Saat Cabut Nyawa Wanita Ini, Siapakah dia?


Malaikat Maut pernah menangis waktu mencabut nyawa seorang wanita. Kisahnya yang mengharukan tercantum dalam Tadzkirah oleh Imam Qurthubi.
“Aku pernah menangis waktu mencabut nyawa seorang wanita, ” kata Malaikat Maut. “Saat itu ia baru saja melahirkan di padang pasir. Saya menangis waktu mencabut nyawanya karena mendengar bayi itu menangis dan tak ada seorang pun ada disana. ”
Tanpa sepengetahuan Malaikat Maut, karena ia cuma ditugaskan untuk mencabut nyawa, Allah Subhanahu wa Ta’ala lantas menyelamatkan bayi itu dengan caranya hingga lalu ia tumbuh besar serta jadi seorang ulama yang dicintaiNya.

Dalam riwayat lainnya diceritakan cerita yang berbeda. Malaikat Maut ditugaskan mencabut nyawa seorang wanita yang tenggelam di sungai. Yang membuatnya menangis, wanita itu memiliki dua anak yang masih kecil. Ke-2 anak itu tidak ditakdirkan meninggal sehingga mereka selamat sampai ke tepian, bahkan juga Malaikat Maut turut membantunya menepi.

Melihat dua anak yang masih kecil tersebut, Malaikat Maut menangis karena ia harus mencabut nyawa ibunya. Mereka akan jadi anak-anak sebatang kara.

Tahun demi tahun berlalu, dua anak itu akhirnya tumbuh dewasa. Dan dengan izin Allah, ke-2 anak itu sama-sama menjadi raja di dua daerah yang berbeda.

***
" Kita tak pernah tahu kapan Malaikat Maut akan tiba mencabut nyawa. Satu yang pasti, tidak akan ada yang mampu memajukan serta menunda kematian sesaatpun ketika Allah telah menetapkan waktunya."


وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
Tiap-tiap umat memiliki batas waktu ; jadi jika sudah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. (QS. Al A’raf : 34)

قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي ضَرًّا وَلَا نَفْعًا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ لِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ إِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ فَلَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Katakanlah : “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tdk (pula) kemanfaatan kepada diriku, tetapi apa yang dikehendaki Allah”. Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Jika sudah datang ajal mereka, maka mereka tidak bisa mengundurkannya barang sesaatpun serta tak (pula) mendahulukan (nya). (QS. Yunus : 49)

وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Munafiqun : 11)
Bahkan meskipun Malaikat Maut iba pun, hal itu takkan menunda kematian yang sudah dijadwalkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’la.

Namun, kita juga tidak boleh terlalu takut dengan masa depan anak-anak dan keturunan kita. Mereka hidup, tumbuh dan besar bukanlah karena kita namun atas kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seperti kisah diatas, bahkan ditinggal oleh orangtuanya sekalipun, Allah yang akan melindungi mereka.

Yang justru perlu kita persiapkan dan lebih kita cermati adalah bekal kita menghadapi kematian. Siapkah kita menghadapi alam barzakh. Siapkah kita menghadapi hari kebangkita. Siapkah kita menghadapi yaumul hisab waktu seluruh amal kita di buka dihadapan semua makhluk. Sudahkah kita memikirkan, kalau Malaikat Maut datang secara tiba-tiba kepada kita, dimana rumah kita nantinya ; surga atau neraka?

TOLONG SEBARKAN ARTIKEL PENUH HIKMAH INI SEMOGA BERMANFAAT BUAT KITA SEMUA 


Sumber : gotopublik.com

Monday, May 2, 2016

Ternyata Inilah Cara Nabi Muhammad Untuk Menyembuhkan Penyakit.. Doa Nabi Muhammad Sembuhkan Bagian Tubuh yang Sakit



Vemale - Di Saat sakit tubuh menjadi lemah dan kosentrasi pun menjadi menurun sehingga semua pekerjaan menjadi terbengkalai. Semakin parah penyakit semakin menderita kita. Dan saat kita terbaring lemah di tempat tidur seperti itu, kita selalu berharap segera sehat kembali dan melanjutkan aktifitas-aktifitas yang tertunda.

Tapi sayangnya sakit tak bisa sembuh begitu saja, bahkan meski teknologi kedokteran sudah sangat canggih dan berkembang seperti saat ini, ada saja penyakit yang sulit disembuhkan.

Pada saat-saat seperti itulah manusia perlu semakin mendekatkan diri kepada Allah, sang maha pencipta, memohon dan berdoa agar penyakit bisa disembuhkan. Tentu saja dengan tetap berusaha menjalani pengobatan atau terapi dari dokter yang menangani.

Hal yang seperti ini juga dialami oleh Rasulullah ketika beliau sedang sakit. Selain berusaha dengan berobat beliau juga memanjatkan doa-doa khusus kepada Allah yang maha pemberi kesembuhan.

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada kita melalui para sahabatnya, doa apa yang harus dibaca ketika tubuh mengalami kesakitan. Misalnya saja saat bagian dada (paru-paru dan jantung), kepala (sakit kepala atau migrain), sakit perut (lambung/maag), dan sejenisnya, maka Rasulullah menganjurkan untuk membaca doa berikut ini:

Letakkan tanganmu pada tempat yang sakit dan bacalah Bismillah tiga kali, lalu bacalah “A’uudzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru” (Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan)” (HR. Muslim)

Doa yang sama juga diajarkan Rasulullah kepada para sahabatnya, sebagaimana dijelaskan dalam Syarah Hisnul Muslim. Dikisahkan bahwa pada suatu hari seorang sahabat bernama Utsman bin Al Ash r.a datang kepada Rasulullah karena merasa sakit pada salah satu bagian tubuhnya.

Kemudian Rasulullah mengajarkan doa dan cara tersebut. Nabi memerintahkan Utsman bin Al Ash meletakkan tangan pada tempat yang sakit, kemudian membaca Bismillah sebanyak tiga kali dan membaca doa di atas sebanyak tujuh kali. Atas kehendak Allah, Utsman bin Al Ash sembuh dari penyakitnya.

Selain berupaya menyembuhkan penyakit dengan bantuan dokter. kita juga perlu membarenginya dengan doa kepada Allah. Karena semua obat dan dokter hanyalah perantara, sementara Allah lah yang memiliki ketetapan. Dan Atas Ijin Allah Sakit kita bisa hilang.



Sumber : tolongshareya

Sunday, May 1, 2016

SUBHANALLAH !! Keajaiban Al Qur’an Sembuhkan Sel Otak Yang Rusak


vemale - Semua umat muslim sepakat bahwa Al Quran menjadi petunjuk dan obat hati yang sangat ampuh. Bahkan seorang muslim akan mulia di hadapan manusia lainnya karena Al Quran. Berbagai keagungan Al Quran dalam bidang pengobatan pun tertulis dengan jelas sehingga banyak ilmuwan yang masuk islam karenanya.

Namun tahukah bahwa bacaan Al Quran bisa menyembuhkan sel otak yang telah rusak? Baru-baru ini sebuah pengobatan alternatif dengan metode pengobatan lewat suara tengah diuji oleh para ilmuwan. Dalam penelitian tersebut telah dibuktikan bahwa setiap sel dari sel otak bergetar dengan frekuensi tertentu. Kinerja sel otak tersebut berpengaruh untuk mengontrol kehidupan manusia.

Dalam perjalanan, guncangan eksternal seperti psikologis dan sosial membuat sel otak menjadi terganggu. Terkadang akibat goncangan tersebut mengarah kepada kerusakan salah satu program otak. Bahkan tak jarang ada yang mampu mengakibatkan kerusakan secara menyeluruh. Akibatnya muncul berbagai jenis penyakit baik secara mental maupun fisik.

Apakah kerusakan tersebut bisa disembuhkan? Ternyata para ilmuwan memiliki kesimpulan bahwa sel yang rusak tersebut bisa dimodifikasi atau diperbaiki dengan penggunaan gelombang getaran yang berasal dari sel yang sehat dan bersih.

Para ilmuwan pun berusaha mencari suara yang memiliki getaran tersebut dan mengembalikan fungsi sel otak sebagaimana mestinya. Namun hingga saat ini para peneliti hanya berkutat pada terapi musik ataupun suara alam. Kemudian muncullah sebuah fakta bahwa bacaan Al Quran dan doa akan masuk ke dalam telinga dan membuat getaran positif pada sel otak. Sebuah getaran yang sesuai dengan fitrah manusia.

Al Quran menjadi semacam suara harmonis yang tidak didapatkan dalam kitab lainnya. Maka benarlah firman Allah yang memiliki arti,

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” (QS An Nisa 82)

Tak salah jika kini Al Quran menjadi pengobatan yang terbaik sekaligus termudah untuk bisa mengembalikan fungsi sel yang rusak. Itu karena Allah yang telah menciptakan sel dan Dia pula yang telah mengisinya dengan berbagai program yang detail tersebut. Secara jelas Allah sendiri menyatakan bahwa Al Quran sebagai obat dan rahmat.

“Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS Al Isra 82)

Dengan kata lain, membaca Al Quran akan berpengaruh besar pada keseimbangan sel tertentu seperti otak. Meski bertentangan dengan pemikiran medis, namun nyata-nyatanya telah banyak penyakit seperti kanker bisa sembuh hanya dengan membaca Al Quran.

Bacaan Al Quran akan mengaktifkan sel otak yang bertugas mengendalikan tubuh dan membuat energi positif di dalamnya sehingga mampu menjaga kekebalan tubuh.

Karena hal itulah Al Quran menjadi bukti kebenaran kitab Allah dan menjadi mukjizat yang tidak terbantahkan serta terbukti hingga kini.

Semoga kita semua bisa merutinkan membaca Al Quran agar tak hanya mengobati penyakit yang ada di dalam hati, namun juga bisa mengobati penyakit fisik.

Wallahu A’lam




Sumber : http://www.muslimsatu.com

Thursday, April 28, 2016

Kenapa DOA Ku Tak Kunjung Di KABULKAN ?? Inilah Yang Sebenarnya TERJADI..

Ada berbagai faktor yang menyebabkan doa tak kunjung dikabulkan. 
Doa tersebut tidak terkabul boleh jadi karena jeleknya amalan, maksiat dan kejelekan yang seseorang perbuat.

Mengapa DOA Ku Tak Kunjung Di KABULKAN ?? Inilah Yang Sebenarnya TERJADI..


Boleh jadi juga sebabnya adalah karena makan makanan yang haram. Juga bisa jadi karena ia berdoa biasa dalam keadaan hati yang lalai.

Dalil bahwa do’a dengan hati yang lalai sebab do’a sulit terkabul,

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” [ HR. Tirmidzi no. 3479]

Dalil pengaruh makanan yang haram terhadap do’a,


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seroang laki-laki yang telah lama berjalan karena jauhnya jarak yang ditempuhnya. Sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a:

“Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dengan makanan yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do’anya?“ [HR. Muslim no. 1015]

Atau boleh jadi pula doa seseorang tak kunjung terkabul karena Allah Ta’ala memilih yang terbaik untuknya dengan Allah mengganti apa yang ia minta dengan yang lebih bermanfaat di surga dan akhirat kelak.

Semoga manfa'at

Sumber rumaysho


Monday, April 25, 2016

Masya Allah... Meski Beda Agama, Ayah Ini Tetap Biayai Anaknya Nyantri di Pesantren Papua


vemale -  Agama dan kepercayaan kerap sekali menjadi perdebatan sensitif yang tak kunjung ada habisnya. Tak jarang perbedaan tersebut sampai mengakibatkan bentrok bahkan menimbulkan korban nyawa melayang.

Namun kisah keharmonisan cinta dan kasih sayang seorang ayah dari Papua ini, harusnya bisa membantah bahwa perbedaan agama dan kepercayaan adalah pemicu perdebatan dan konflik antar penganutnya. Karena oleh agama apapun, perpecahan dan perkelahian memang tidak pernah dibenarkan.

Kisah ini diceritakan oleh Abdul Wahab, salah seorang pemuda yang saat ini sedang menjalani pengabdian di Papua, sebagai salah seorang pengajar agama Islam. Ia menceritakan di tempat tinggalnya saat ini. Ada sebuah potret keharmonisan yang luar biasa, antara orangtua dan anak yang berbeda agama dan keyakinan.

Anak kecil tersebut ialah Rudi, seorang bocah kecil yang memilih untuk memeluk agama Islam, padahal ayah Rudi merupakan umat beragama Kristen. Kendati berbeda keyakinan, ayah Rudi tak mempermasalahkannya, ia tetap menyayangi dan memperhatikan kebutuhan anaknya sebagaimana mestinya seorang ayah.

“Meski beda agama keharmonisan anak dan orangtua di Papua ini tidak sedikit pun menimbulkan,”  ujar Wahab menceritakan kisah tersebut di akun sosial medianya, seperti dikutip brilio.net, Senin (18/4).

Tak hanya diperbolehkan memeluk agama yang berlainan dengan ayahnya, bahkan Rudi juga diizinkan ayahnya untuk menimba ilmu agama Islam di Pondok Pesantren Al Payage, salah satu pondok pesantren di tanah Papua.

Tentu saja potret seperti ini jelas menohok orang-orang yang selalu menyebar fitnah dan perpecahan atas nama agama. Kisah ini sekaligus menunjukkan betapa perbedaan suatu agama tidak menjadi sebuah sekat dalam keluarga.

“Rudi yang setiap hari mengaji, mendengar petuah gurunya Saiful Islam di pondok dan ia juga mengerti betul pentingnya akhlak terhadap orangtua meski berbeda Agama,” imbuh Wahab yang menjadi salah seorang pengajar di pondok Payage tersebut. (pds)

sumber brilio.net

Sahabat Muslimah, LARANGLAH Suami atau Anak-Anakmu Bermodel Rambut Qoza', Qoza' Dilarang di Dalam Islam!


Vemale - Apa itu qoza’? Qoza’ adalah memotong rambut secara tidak rata sehingga sebagian dicukur habis (dibotaki), sebagian lainnya tidak dipotong atau dibiarkan panjang. Di zaman sekarang, banyak model qoza’ terutama dilakukan oleh anak muda. Umumnya qoza’ di masa kini membentuk motif tertentu baik seperti ukiran, suatu lambang, atau hanya garis saja.


Qoza’ ternyata telah dijumpai pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahu ‘anhum. Saat itu, qoza’ biasanya dilakukan oleh orang-orang jahiliyah. Sedangkan bagi umat Islam, Rasulullah menegaskan bahwa qoza’ merupakan perbuatan yang dilarang.
عَنْ نَافِعٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ – رضى الله عنهما – يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَنْهَى عَنِ الْقَزَعِ
Dari Nafi’ Maula Abdullah bahwa ia mendengar Ibnu Umar radhiyallahu anhuma mengatakan: Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarang qoza’ (HR. Bukhari)

Hadits lain melalui jalur Anas bin Malik juga menegaskan larangan yang sama
عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – نَهَى عَنِ الْقَزَعِ
Dari Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarang qoza’ (HR. Bukhari)

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan qoza’ adalah :
يُحْلَقُ بَعْضُ رَأْسِ الصَّبِىِّ وَيُتْرَكُ بَعْضٌ
Mencukur sebagian rambut dan membiarkan sebagian lainnya (HR. Muslim)

Rasulullah juga pernah melihat qoza’ secara langsung lalu beliau melarangnya.
رأَى رسُولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – صَبِيّاً قَدْ حُلِقَ بَعْضُ شَعْرِ رَأسِهِ وَتُرِكَ بَعْضُهُ ، فَنَهَاهُمْ عَنْ ذَلِكَ ، وقال : احْلِقُوهُ كُلَّهُ ، أَوِ اتْرُكُوهُ كُلَّهُ
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah melihat anak yang dicukur sebagian rambutnya dan dibiarkan sebagian lainnya, maka beliau melarang hal itu dan bersabda: “Cukurlah seluruhnya atau biarkan seluruhnya” (HR. Abu Daud dan An Nasa’i)

Imam Nawawi menjelaskan bahwa para ulama telah sepakat bahwa qoza’ ini hukumnya makruh. Kecuali jika untuk keperluan tertentu seperti bekam atau pengobatan. Wallahu a’lam bish shawab...





Sumber : bersamadakwah

Sunday, April 24, 2016

Ini Reaksi Zakir Naik, Saat Pemuda Iran Ceritakan Alasan Murtad dari Islam


vemale - Ini Reaksi Zakir Naik, Saat Pemuda Iran Ceritakan Alasan Murtad dari Islam ...,.






Sumber : islampos.com


Mengapa Rasul Memerintahkan Padamkan Lampu di Malam Hari


vemale - RASUL  Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kita untuk memadamkan lampu-lampu di malam hari (ketika hendak tidur), dan setelah beberapa tahun dilakukan pengkajian ilmiah modern tentang efek cahaya terhadap manusia dan lingkungannya, maka kajian itu mengatakan:” SUngguh benar Nabinya kaum kaum Muslimin.” Maka mematikan lampu di malam hari adalah salah satu bentuk mukjizat ilmiah Nabawiyah yang melindungi manusia dan lingkungannya dan pencemaran cahaya, yang muncul disebabkan cahaya yang berlebih, yang mengenai tubuh seseorang di malam hari.

Hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Tentang Masalah Ini


Nabi kita yang tercinta, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam telah memperingatkan kita tentang bahaya lampu, apabila kita membiarkannya menyala ketika kita tidur. Dan peringatan dari Nabi tersebut terdapat dalam banyak riwayat, di antaranya ada yang disebutkan alasan dari peringatan tersebut, yaitu khawatir terjadi kebakaran, dan sebagiannya lagi tidak disebutkan alasan dari perintah memadamkan lampu di malam hari, agar perintah tersebut berlaku umum, dan sebagai bentuk kasih sayang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada seluruh makhluk di setiap tempat dan zaman. Di antara hadits-hadts tersebut adalah sebagai berikut:

Riwayat-riwayat yang disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.

1. Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Pada suatu malam terjadi kebakaran di salah satu rumah penduduk di Madinah (ketika penghuninya tertidur). Lalu hal itu diceritakan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda:” Sesungguhnya api ini adalah musuh kalian, karena itu apabila kalian hendak tidur, maka padamkanlah ia lebih dahulu.” (HR. al-Bukhari)

2. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tutuplah tempat air kalian, pintu rumah kalian, dan matikanlah lampu-lampu kalian, karena bisa jadi tikus akan menarik sumbu lampu sehingga mengakibatkan kebakaran yang menimpa para penghuni rumah.” (HR. al-Bukhari)

3. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian bejana-bejana, rapatkanlah tempat-tempat minuman, tutuplah pintu-pintu, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka ikatan tempat minum, pintu, dan bejana. Jika kalian tak mendapatkan penutupnya kecuali dengan membentangkan sepotong batang kayu kecil di atas bejananya dan menyebut nama Allah, maka lakukanlah. Karena tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. Muslim)

4. Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Tutuplah oleh kalian pintu rumah, ikatlah kantong air tempat minuman, tutuplah bejana-bejana, dan matikanlah lampu, karena setan tak dapat membuka pintu terturup, melepas ikatan tempat minum, dan membuka bejana. Dan sesungguhnya tikus dapat merusak pemilik rumah dengan membakar rumahnya.” (HR. imam Malik dalam al-Muwatha’ dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya dan dishahihkan oleh al-Albani rahimahumullah)

Dan masih ada lagi beberapa riwayat yang lain.

Riwayat-riwayat yang tidak disebutkan di dalamnya alasan untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur di malam hari.

1. Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)

2. Dari Jabir radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersada: “Apabila malam telah datang (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kalian (dari keluar rumah), karena setan bertebaran ketika itu. Apabila telah berlalu sesaat dari waktu ‘Isya biarkanlah mereka, tutuplah pintumu, dan matikanlah lampu serta sebutlah nama Allah (mengucapkan bismillah pen)…” (HR. Al-Bukhari)

Penjelasan Hadits

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata di dalam Fathul Bari, menukil perkataan dari imam al-Qurthubi rahimahullah:” Perintah dan larangan dalam hadits ini adalah bentuk bimbingan (pengarahan).” Beliau mengatakan:’ Dan mungkin juga bermakna anjuran (sunnah)’ Dan imam Nawawi rahimahullah menegaskan bahwa hal itu adalah sebagai bimbingan, karena hal itu adalah untuk kemaslahatan duniawi.’ Namun dikomentari bahwasanya hal itu terkadang dapat mendatangkan maslahat secara agama, yaitu penjagaan terhadap jiwa yang haram untuk dibunuh, dan penjagaan terhadap harta yang diharamkan untuk dihambur-hamburkan.

Dalam hadits-hadits ini disebutkan bahwa seseorang jika tidur seorang diri, dan di dalam rumhanya ada api, maka wajib bagi dia untuk memadamkannya sebelum tidur, atau melakukan sesuatu yang membuatnya aman dari kebakaran. Demikian juga kalau di dalam rumah ada sekelompok orang, maka wajib atas sebagaian mereka (memadamkannya), dan yang paling berkewajiban adalah yang paling terakhir tidur.”

Pandangan Ilmuwan Modern

Para ilmuwan saat ini berbicara tentang polusi cahaya pada malam hari, serta berbicara tentang bahaya terkena cahaya yang berlebih, terutama saat tidur.

Sebuah riset ilmiyah terbaru menegaskan bahwa tetap menyalanya lampu pada saat tidur akan mempengaruhi proses biologis yang ada di dalam otak manusia, dan hal tersebut akan menyebabkan gangguan-gangguan yang mengakibatkan kegemukan. Oleh karena itu para ilmuwan berpesan agar kita senantiasa mematikan lampu pada malam hari dalam rangka memelihara kesehatan tubuh dan otak. Dan Subhanallah, pesan yang baru diketahui oleh para ilmuwan pada abad 21, telah disampaikan sebelumnya oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sejak 14 abad yang lalu. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadits shahih: “Padamkanlah lampu-lampu di malam hari pada saat kalian tidur di malam hari, kuncilah pintu dan tutuplah bejana, makanan dan minuman.” (HR. al-Bukhari)





Sumber : alsofwah

Saturday, April 23, 2016

Demi Mempertahankan Jilbab, Muslimah ini Rela Mundur sebagai Karyawan Bank dan Bayar Denda 10 Juta



�Hidayah�bagi hamba Allah bisa datang kapan saja dan melalui peristiwa yang tidak diduga-duga. Itulah yang terjadi pada diri Suryani Wahyu Lestari, gadis cantik yang kini tercatat sebagai mahasiswi di Jurusan Ilmu Komunikasi STISIP Persada Bunda Pekanbaru ini mendadak memutuskan menutup seluruh auratnya (memakai jilbab), setelah dirawat beberapa hari di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru.

“Saya memutuskan memakai jilbab sekitar dua minggu setelah keluar dari rumah sakit. Sebelumnya saya terus didukung abang kandung saya dan sahabat-sahabat saya menggunakan jilbab, namun jujur saja ketika itu hati saya belum tergerak ke sana (memakai jilbab). Saya waktu itu masih berfikir, kalau ibadahnya belum mantap, jangan dulu pakai jilbab. Anehnya, dua minggu setelah keluar dari rumah sakit, Bulan Ramadan lalu, saya merasa tidak pantas lagi dan merasa malu memakai rok pendek. Saya berfikir, bagaimana kalau sedetik lagi nyawa saya dicabut malaikat, sementara saya dalam keadaan tidak menutup aurat,” cerita gadis yang akrab dipanggil Ayi tersebut, Minggu (31/8/2014).

“Saya jadi malu, karena ketika memakai rok pendek, kemana pun saya pergi saya merasa laki-laki selalu memperhatikan bagian tubuh saya yang tidak tertutup. Di tempat kerja, karena harus memakai rok agak pendek saya juga merasa tubuh saya selalu jadi sasaran mata laki-laki, sehingga saya merasa malu dan tidak nyaman,” sambungnya.

Setelah memakai jilbab, Suryani mengaku merasa hidupnya lebih nyaman dan lebih terhormat sebagai perempuan. Ibadahnya juga lebih baik dibanding sebelumnya. “Rasanya ibadah saya juga lebih khusyuk. Mungkin jilbab yang saya pakai sekarang belum termasuk kategori jilbab syar’i, tapi saya yakin Allah akan mengarahkan saya ke sana (hijab syar’i),” harapnya.

Ada beberapa konsekuensi yang harus diterima Ayi terkait keputusannya menggunakan jilbab, salah satu di antaranya dia harus mengundurkan diri sebagai karyawati salah satu bank swasta, sebab karyawati bank tersebut tidak dibolehkan menggunakan jilbab. “Banyak orang bilang saya bodoh karena mundur sebagai pegawai bank hanya gara-gara jilbab. Biar saja orang bilang saya bodoh, karena saya sangat yakin, keputusan yang saya ambil adalah yang terbaik bagi saya,” ucapnya dengan mantap.

Suryani tidak hanya harus mundur, namun juga membayar denda Rp10 juta kepada bank bersangkutan, sebab mundur sebelum masa kontrak kerja berakhir. “Meskipun harus mundur dan membayar denda, tapi saya tetap bersyukur pernah bekerja di bank tersebut, karena di sana saya berkesempatan belajar dengan orang-orang hebat,” ungkapnya.

Gadis yang lahir di Kota Pekanbaru tahun 1995 ini mengaku, ibunya termasuk orang yang kaget ketika dia menyatakan ingin memakai jilbab. “Namun setelah saya menjelaskan alasannya, ibu saya akhirnya bisa memahaminya dan mendukung keputusan saya,” jelasnya.

Ayi melanjutkan, masalah lain yang dihadapinya ketika awal memutuskan berjilbab adalah pakaian yang dimilikinya sedikit sekali yang bisa dipadukan dengan jilbab. “Karena dulu saya sering shooting dan ikut modeling, jadi pakaian saya itu umumnya seksi,” ujarnya.


Kini, setelah berjilbab, dia juga harus menolak tawaran pekerjaan dari dunia entertain. “Padahal dulu, shooting itu termasuk hobi terbesar saya, tapi setelah berjilbab saya tak mau lagi menggunakan pakaian pendek. Jadi saya juga harus kehilangan dunia keartisan, padahal dulu cita-cita besar saya tu menjadi artis,” urainya.

“Tapi saya tak menyesal. Selagi saya selalu berusaha berada di jalan Allah, saya yakin Allah selalu bersama saya. Innallaha ma’ashobirin, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar,” kata Ayi dengan mantap.

Dengan telah memutuskan menggunakan jilbab, gadis manis ini berharap dia bisa terus memperbaiki dirinya sesuai tuntunan Agama Islam, sehingga nantinya benar-benar menjadi wanita shaleha. “Mudah-mudahan jadi bidadari surga. Amin,” ucapnya.

Ayi berharap bisa segera mendapatkan pekerjaan yang baik, yang tidak menghalanginya mematuhi ajaran agama yang diyakininya. “Mudah-mudahan saya bisa bekerja di bank syariah nantinya,” harap Ayi.

“Dan yang lebih penting, mudah-mudahan dengan berjilbab, Allah akan memilihkan lelaki yang sangat saleh dan bertanggung jawab sebagai jodoh saya. Amin,” harapnya lagi.

Semoga Allah SWT mengijabah doa Suryani Wahyu Lestari. Amin.

Sumber : dakwatuna.com

SANGAT HEBOH NASA KETEMU MAKHLUK ANEH DALAM PERUT BUMI..!!! APAKAH INI YA'JUJ DAN MA'JUJ...? BERIKUT PENJELASANNYA : ... SANGAT HEBOH NASA KETEMU MAKHLUK ANEH DALAM PERUT BUMI..!!! APAKAH INI YA'JUJ DAN MA'JUJ...? BERIKUT PENJELASANNYA : ...


Weekly World News telah mengungkap tentang penemuan mencengangkan mengenai satu kelompok primitif yang di panggil Mole People (Kelompok Tikus Tanah) hidup 20 mil di bawah tanah, yang menggunakan terowong rahasia untuk masuk USA! Hal semacam ini diketahui tidaklah oleh ahli arkeologi, tetapi oleh saintis NASA yang menggali jauh dalam bumi, dan mereka cobalah sembunyikan kehadiran kelompok ini dari pengetahuan umum.
Seorang pekerja NASA yang tidak mau disebut namanya telah membuka gambar-gambar eksklusif dan informasi mengenai kelompok 'orang gua' ini. " Berita ini harus diberitahu, ini sangat besar untuk disimpan ", kata sumber itu. Sumber itu telah mengungkap beberapa rahasia besar mengenai Mole People. " Mereka tampak ramah, tetapi mereka begitu primitif. Kami cobalah berkomunikasi dengan mereka, tetapi demikian susah lantaran mereka tidak tahu bhs Inggris ".
" Kami tak memahami pasti berapakah jumlah mereka. Kami baru saksikan satu kota selama ini, dengan perkiraan 2000 orang Mole tinggal di situ. Tetapi ada pihak yang mengatakan bila mungkin saja saja jutaan orang Mole tinggal di kota-kota bawah tanah, bertebaran di bawah muka bumi ".

Makhluk itu memiliki beberapa persamaan dengan manusia, dan sedikit ketidaksamaan. " Seperti kita, mereka jalan dengan dua kaki, tetapi mereka tambah lebih tinggi dari manusia umum, setinggi 8 sampai 10 kaki tinggi nya. Jari-jari mereka seperti kuku binatang, dan tangan mereka berselaput, di desain untuk menggali. Kulit mereka demikian k.u4t. Itu untuk menahan panas yang demikian di bawah bumi. Dapat diliat bila ada hubungan dan jalinan di antara manusia dengan makhluk ini satu saat dahulu, mereka bercakap di dalam bhs yang nyaris sama saja dengan dialek Navajo Lama ".
Sumber itu juga mengatakan bila kelompok Mole ini mempunyai sistem otot-otot yang demikian besar, buat mereka bisa bertindak ganas. K3ku4t4n mereka 5 kali lipat makin besar dari pada manusia. " Ada seorang anggota ekspedisi itu menyalakan rokok, kelompok Mole berasumsi itu sebagai satu ancaman dan lantas menyerangnya. Mereka mencakar dan menyerang orang itu seperti kucing rimba. Untungnya dia selamat dan dapat bertahan hidup dari insiden itu ".

Kelompok Mole begitu tertarik dengan dunia atas muka Bumi, pakaian, peralatan dan makanan terlebih. Mereka demikian sukai pada buah-buahan fresh. " Saya berikanlah mereka sedikit anggur, dan mereka demikian bergembira ", menurut kata sumber. " Begitu terang mereka tidak bisa menanam buah-buahan mereka sendiri, saksikan keadaan mereka yang tinggal 20 mil di bawah permukaan bumi ". NASA begitu tertarik untuk tekuni kelompok Mole. " Kami menginginkan tahu segala-galanya mengenai mereka, apa yang mereka makan, bagaimana mereka tinggal dan yang paling penting, apa jalinan mereka dengan kelompok manusia ". " Kami tertanya-tanya kalau mereka itu ada kaitan dengan manusia di dalam sebagian sisi spesifik. Apakah mereka yakni nenek moyang manusia modern hari ini lewat cara genetis? ". Pakar berkata ada spekulasi yang berbagai mengenai kelompok Mole. " Mereka mungkin saja apa saja, dari Yeti, Bigfoot,

makhluk asing dari angkasa atau bekas orang yang selamat
dari

kota Atlantis yang hilang. Pakar juga berkata penemuan ini telah menyebabkan beberapa sinyal ajukan pertanyaan.

Apakah makhluk itu musuh dan gemari berperang ataupun peramah yang bisa diajak bekerja berbarengan? Dan bagaimana dengan minyak dan penyimpanan mineral di bawah bumi? Siapa yang memiliki mereka : kelompok Mole atau kita? Bagaimana dengan NASA dimana misi aslinya yakni untuk pelajari ruang angkasa, telah menjumpai kelompok yang hidup di bawah muka bumi..?.
Setelah terima tekanan hebat dari wartawan, juru bicara White House menjanjikan informasi yang dibenarkan oleh White House untuk disebarkan. Tetapi beliau telah berikanlah peringatan " Mungkin saja saja tidak untuk waktu yang dekat ".
Menurut sumber itu, NASA menjumpai kelompok bawah tanah itu dalam bln. Agustus waktu tengah menggerakkan proyek rahasia yang dinamakan Operation Mole Hole, satu proyek dimana ~yang saya yakini~ proyek itu mungkin saja saja digunakan untuk memata-matai China, menggunakan " teknologi bawah tanah ".

Sampai kini NASA telah dapatkan pintu rahasia ke dunia bawah tanah di sekitaran Washington State’s Mount Shasta, gua Mammoth di Kentucky dan gua-gua yang bertebaran sekitaran barat daya US mengikut kata sumber. Berabad lamanya manusia telah bercerita tentang hadirnya makhluk di bawah muka bumi. Sekarang ini, untuk pertama kalinya, spekulasi itu telah dibuktikan kesahihannya. Tetapi apakah makhluk-makhluk ini kawan ataupun lawan masihlah tidak di kenali.

Siapakah makhluk itu sebenarnya? Apakah mereka yang disebut Ya'juj serta Ma'juj yang bakal terlihat saat mendekati kiamat? Wallahu a'lam

Seperti di kenali, satu diantara sinyal terlebih dulu datangnya kiamat kubra yakni munculnya makhluk yang disebut dengan ya'juj serta ma'juj.

إِنَّهَا لَن�' تَقُومَ حَتَّى تَرَو�'نَ قَب�'لَهَا عَش�'رَ آيَاتٍ، فَذَكَرَ الدُّخَانَ، وَالدَّجَّالَ، وَالدَّابَّةَ، وَطُلُوعَ الشَّم�'سِ مِن�' وَيَأ�'جُوجَ مَغ�'رِبِهَا، وَنُزُولَ عِيسَى اب�'نِ مَر�'يَمَ وَمَأ�'جُوجَ، وَثَلَاثَةَ خُسُوفٍ : خَس�'فٌ بِال�'مَش�'رِقِ وَخَس�'فٌ بِال�'مَغ�'رِبِ وَخَس�'فٌ بِجَزِيرَةِ ال�'عَرَبِ، وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَخ�'رُجُ مِن�' ال�'يَمَنِ تَط�'رُدُ النَّاسَ إِلَى مَح�'شَرِهِم�'

" Sebenarnya akan tidak berlangsung hari kiamat hingga kalian saksikan lebih dahulu sepuluh sinyal : munculnya Dajjal, keluarnya binatang (dari bumi), matahari terbit dari barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya'juj serta Ma'juj, tiga gerhana, yakni di timur, barat, dan jazirah Arab. Lantas akhir semuanya nampak api yang keluar dari Yaman yang singkirkan manusia ke tempat berkumpul mereka. " (HR. Muslim)

Sedang dalam cerita Imam Ahmad diterangkan karakter Ya'juj Ma'juj :

إِنَّكُم�' تَقُو�'لُو�'نَ لاَ عَدُوَّ، وَإِنَّكُم�' لاَ تَزَالُو�'نَ تُقَاتِلُو�'نَ عَدُوًّا حَتَّـى يَأ�'تِي�' يَأ�'جُو�'جَ وَمَأ�'جُو�'جَ، عِرَاضُ ال�'وُجُو�'هِ، صِغَارُ ال�'عُيُو�'نِ، شُه�'بُ الشَّعَافِ، مِن�' كُلِّ حَدَبٍ يَن�'سِلُو�'نَ، كَأَنَّ وُجُو�'هَهُمُ ال�'مَجَانُّ ال�'مُط�'رَقَةُ

" Kalian menyampaikan tidak ada musuh. Walau sebenarnya sebenarnya kalian senantiasa memerangi musuh sampai datangnya Ya'juj Ma'juj ; mukanya lebar, matanya kecil, dan ada warna putih di rambut atas. Mereka datang dari masing-masing arah dan sebagian muka mereka seperti perisai dilapis kulit " (HR. Ahmad).

Sumber : infomediasosial.com

Friday, April 22, 2016

Renternir masuk neraka jahanam, astagfiruallah jangan sekali-kali berbisnis uang riba.



1. Riba merupakan dosa yang sangat besar.

2. Riba banyak ataupun sedikit hukumnya sama.

3. Seorang mukmin wajib berdiri di atas batas-batas hukum syara' yaitu 
menjahui semua yang diharamkan Allah.

4. Senjata yang paling ampuh yang dapat melindungi diri seorang muslim dari menyalahi hukum Allah itu ialah bertakwa kepada Allah.


وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ 


تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ

Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).


Begitu maraknya saat ini terjadi praktek-praktek riba/renten, yang begitu besar akibatnya terhadap ketenangan dan ketentraman masyarakat. Betapa tidak, sudah banyak korban-korban praktek rentenir berjatuhan, yang berakibat hancurnya ekonomi rumah-tangga, tercerai-berainya kehidupan berumah-tangga, karena dikejar-kejar oleh bunga renten yang mencekik leher mereka. Waspadalah terhadap paraktek-praktek rentenir, yang jelas dan tegas dilarang oleh Allah SWT dan Rasulullah Saw. Sebagaimana Allah Swt. berfirman;


Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka Berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), Maka Ketahuilah, bahwa Allah dan rasul-Nya akan memerangimu. dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), Maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, Maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu Mengetahui.Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang Sempurna terhadap apa yang Telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).


Al-Abbas dan Khalid bin al-Walid adalah dua orang yang berkongsi di zaman jahiliyah, dengan memberikan pinjaman secara riba kepada orang suku Tsaqif. Setelah islam datang, kedua orang ini masih mempunyai sisa riba dalam jumlah besar. Begitulah lalu turun Al-Baqarah: ayat 278 , kemudian Rasulullah Saw. bersabda:


"Ketahuilah! Sesungguhnya tiap-tiap riba dari riba jahiliyah harus sudah dihentikan, dan pertama kali riba yang kuhentikan ialah riba al-Abbas dan setiap (penuntutan) darah dari darah jahiliyah harus dihentikan, dan pertama-tama darah yang kuhentikan ialah darah Rabi'ah bin Harits bin 'Abdul Muththalib".


Pengertian Riba


Menurut bahasa, riba memiliki beberapa pengertian, yaitu :


1. Bertambah, kerena salah satu perbuatan riba adalah meminta tambahan dari sesuatu yang dihutangkan.
2. Berkembang, kerena salah satu perbuatan riba adalah membungakan harta uang atau yang lainnya yang dipinjamkan kepada orang lain.
3. Berlebihan atau Menggelembung, kata-kata ini berasal dari firman Allah surah Al-Hajj: 5


Sedangkan menurut istilah, yang dimaksud dengan riba :


1. Syaikh Muhammad Abduh, berpendapat bahwa yang dimaksud dengan riba ialah penambahan-penambahan 
yang diisyaratkan oleh orang yang memiliki harta kepada orang yang meminjam hartanya (uangnya), kerena 
pengunduran janji pembayaran oleh peminjam dari waktu yang ditentukan
2. Ibnu Katsir, riba adalah menolong atau membantu, namun mencari keuntungan di balik pertolongan tersebut 
bahkan mencekik dan menghisap darah.


Tafsir Surah Al-Baqarah 275-279


Persoalan riba telah dibicarakan Al-Qur'an sebelum surah Al-Baqarah 275-279. Kata riba ditemukan dalam empat surah, yaitu Al-Imran, An-Nisa', Ar-Rum dan Al-Baqarah. Ayat terakhir tentang riba adalah ayat-ayat yang terdapat dalam surah Al-Baqarah. Bahkan ayat ini dinilai sebagai ayat hukum terakhir atau ayat terakhir yang diterima oleh Rasul Saw. Umar bin Khaththab berkata, bahwa Rasulullah Saw wafat sebelum sempat menafsirkan maknanya, yakni secara tuntas.


Ash-Shabuni menafsirkan ayat ini, sebagai berikut ;


1. Maksud "makan" pada ayat di atas, ialah mengambil dan membelanjakannya. Kata ”makan" ini sering pula dipakai dengan arti mempergunakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar.
2. Dipersamakannya pemakan-pemakan riba dengan orang-orang yang kesurupan adalah suatu ungkapan yang halus sekali, yaitu; Allah memasukan riba dalam perut mereka itu, lalu barang itu memberatkan mereka. Hingga mereka itu sempoyongan, bangun jatuh. Itu akan menjadi tanda mereka di hari akhirat nanti 


Sebenarnya tidak tertutup kemungkinan memahaminya sekarang dalam kehidupan dunia. Mereka yang melakukan praktek riba, hidup dalam situasi gelisah, tidak tentram, selalu bingun dan berada dalam ketidakpastian, disebabkan kerena pikiran mereka yang tertuju kepada materi dan penambahannya. Banyak orang, lebih-lebih yang melakukan praktek riba, menjadikan hidupnya hanya untuk mengumpulkan materi, dan saat itu mereka hidup tak mengenal arah. Benar, orang-orang yang memakan riba telah disentuh setan sehingga bingung tak tahu arah.


3. Perkataan " sesungguhnya jual beli sama dengan riba" itu disebut "tasybih maqlub" (persamaan terbalik), sebab "musayabbah bih"-nya nilainya lebih tinggi. Sedangkan yang dimaksud disini ialah: Riba itu sama dengan jual beli, sama-sama halalnya karena mereka berlebihan dalam keyakinannya, bahwa riba itu dijadikannya sebagai pokok dan hukumnya halal. Sehingga dipersamakan dengannya dengan jual beli.

Ucapan ”jual beli tidak lain kecuali sama dengan "riba" ucapan tersebut (Pelaku riba) menunjukkan bagaimana kerancuan berpikir

dan ucapan mereka. Mestinya mereka berkata "Riba, tidak lain kecuali sama dengan jual beli" karena masalah yang dibicarakan masalah riba, sehingga itu yang harus didahulukan penyebutannya, tetapi mereka membalikannya. Ini contoh sederhana dari pembalikan logika mereka serta keterombang-ambingan yang mereka alami. Bisa jadi juga, ucapan itu untuk menggambarkan, bertapa riba telah mendarah daging dalam jiwa mereka sehingga menjadikannya sebagai dasar transaksi ekonomi yang diterima sebagaimana halnya jual beli. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli, jual beli saling menguntungkan kedua belah pihak, sedangkan riba merugikan salah satu pihak.


4. Yang menjadi titik tinjauan dalam ayat " Allah memusnahkan riba dan menumbuhkan sedekah" ialah Allah menjelaskan, bahwa riba menyebabkan kurangnya harta dan penyebab tidak berkembangnya harta itu. Sedangkan sedekah adalah penyebab tumbuhnya harta dan bukan penyebab berkurangnya harta itu.


5. Kata "perang" dengan bentuk nakirah adalah menunjukan besarnya persoalan ini, lebih-lebih dengan dinisbatkannya kepada Allah dan Rasul. Seolah-olah Allah mengatakan: percayalah akan ada suatu peperangan dahsyat dari Allah dan Rasul-Nya yang tidak dapat dikalahkan. Ini memberi isyarat, bahwa akibat yang paling buruk akan dialami oleh orang-orang yang biasa makan harta riba.

Ibnu Abbas berkata : "Kelak di hari qiyamat akan dikatakan kepada pemakan riba-angkatlah senjatamu untuk berperang, kemudian ibnu Abbas membaca ayat 275".


6. Perkataan "Kaffar" dan "Atsiem" kedua-duanya termasuk shighat mubalaghah, yang artinya: banyak kekufuran dan banyak berbuat dosa. Ini menunjukkan, bahwa haramnya riba itu sangat keras sekali, dan termasuk perbuatan orang-orang kafir, bukan perbuatan orang-orang islam.


7. Perkataan "Dan jika orang yang berhutang itu dalam kesukaran, maka berilah kesempatan sampai ia berkelonggaran" itu untuk memberi semangat kepada pihak yang menghutangi supaya benar-benar memberi kepada pihak yang berhutang itu sampai ia benar-benar mampu. Rasul Saw bersabda : "Barang siapa menangguhkan pembayaran hutang orang yang berada dalam kesulitan, atau membebaskannya dari hutangnya, maka dia akan dilindungi Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya (hari kiamat) (HR. Imam Muslim).


8. Sebagian ulama berkata, barangsiapa yang merenungkan ayat-ayat di atas dengan segala kandungannya, seperti tentang siksaan pemakan riba, orang yang menghalalkan riba serta besarnya dosanya, maka dia pun akan tahu betapa keadaan mereka-mereka itu kelak di akhirat, mereka akan dikumpulkan dalam keadaan gila, kekal di neraka, dipersamakan dengan orang yang kafir dan akan mendapat perlawanan dari Allah dan Rasul serta kekal dalam la'nat.


9. Ayat-ayat riba ini ditutup dengan " dan takutlah kepada suatu hari dimana kamu sekalian akan dikembalikan kepada Allah di hari itu, kemudian tiap-tiap jiwa akan dibalas dengan penuh sesuai apa yang dikerjakan dan mereka tidak akan dianiya." Dan ayat ini adalah ayat yang terakhir turun setelah sembilan hari kemudian rasul saw wafat.


وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا


Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.
MACAM-MACAM RIBA


Menurut sebagian ulama riba dibagi menjadi tiga yaitu Riba Nasi'ah, Riba Fadhal dan riba Yad. Riba Nasi'ah ialah riba yang sudah ma'ruf di kalangan jahiliyah, yaitu seseorang menghutangi uang dalam jumlah tertentu kepada seseorang dengan batas tertentu, dengan syarat berbunga sebagai imbalan limit waktu yang diberikan itu. Misalnya, seorang yang berhutang seribu rupiah yang mesti dibayar dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, tetapi tidak terbayar olehnya pada waktu itu, maka bertambah besar jumlah utangnya. Riba dalam jenis transaksi ini sangat jelas dan tidak perlu diterangkan sebab semua unsur dasar riba telah terpenuhi seperti tambahan dari modal dan tempo yang memyebabkan tambahan. Dan menjadikan keuntungan sebagai syarat yang terkandung dalam akad yaitu sebagai harta melahirkan harta kerena adanya tempo dan tidak lain ada lagi yang lain.


Sufyan telah meriwayatkan dari Humaid dari Maisarah dia berkata, "Aku bertanya kepada Ibn Umar, bahwa aku berhutang dengan bertempo, kemudian orang tempat aku berhutang itu berkata "Lunaskanlah hutangmu sekarang ini juga dan kupotong hutangmu itu.'' Ibnu Umar berkata , itu Riba.


Riba Fadhal, sebagaimana yang tersebut dalam hadis Ubbadah bin Shamit, dia berkata ;
Bahwasannya aku telah mendengar Rasulullah Saw melarang menjual emas dengan emas, perak dengan perak, tamar dengan tamar, gandum dengan gandum, Sya'ir dengan sya'ir, garam dengan garam, kecuali satu rupa dengan satu rupa, dibayar tunai. Maka barangsiapa yang menambah tahu meminta tambah, sesungguhnya dia telah melakukan riba.''(HR. Muslim)


Riba Fadhal adalah tambahan pada salah satu dua ganti kepada yang lain ketika terjadi tukar menukar sesuatu yang sama secara tunai. Islam telah mengharamkan riba ini dikarenakan dapat mengantarkan kepada riba yang hakiki yaitu riba Nasi'ah. Dari Abu Sa'id al-Khudri, dia berkata ; Bilal datang menemui Nabi Saw membawa kurma burni (kurma yang bagus) lalu Nabi Saw bertanya kepadanya; Darimana kamu mendapatkan ini? Bilal menjawab; kami mempunyai kurma yang buruk lalu saya jual (tukar) dua Sha' dengan satu Sha' kurma yang baik. Nabi berkata kepadanya; '' aduh bukankah ini yang dikatakan riba dan yang dikatakan riba jangan kamu lakukan, namun jika kamu ingin membeli, maka jual kurma yang buruk dan beli kurma yang baik. (Syaikhnani, Muslim).


Menurut Sulaiman Rasyid, Riba Yad adalah dua orang yang bertukar barang atau jual beli berpisah sebelum timbang terima.. Sedangkan menurut Ibn Qayyim, perpisahan dua orang yang melakukan jual beli sebelum serah terima mengakibatkan perbuatan tersebut menjadi riba.


ا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda] dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ


Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa 
riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman


DAMPAK RIBA


1. Bahaya buat masyarakat dan agama.
2. Para Ahli ekonomi berpendapat bahwa penyebab utama krisis ekonomi adalah bunga yang dibayar sebagai penjiman modal atau dengan singkat bisa disebut riba.
3. Riba dapat menimbulkan over produksi. Riba membuat daya beli sebagian besar masyarakat lemah sehingga persedian jasa dan barang semakin tertimbun, akibatnya perusahaan macet karena produksinya tidak laku, perusahaan mengurangi tenaga kerja untuk menghindari kerugian yang lebih besar, dan mengakibatkan adanya sekian jumlah pengangguran.
4. Seringan-ringan dosa riba yaitu seperti halnya kita berjima' dengan ibu kita sendiri (Ibn Majah dan al-Hakim).
6. Mendapat laknat dan kelak di yaumil qiyamah mereka pelaku riba, Allah dan Rasul-Nya akan memerangi mereka, dibangkitkan dalam keadaan gila dan mereka kekal di dalam neraka.


Astagfiruallah, semoga dengan artikel ini kita terhindar dari api neraka bagi yang menyukai artikel ini silahkn bagikan semoga bermanfaat bagi semua orang AMIN.

Sumber : mediainformasiislam.net

Benarkah Mengandung Anak Luar Nikah Lebih Mudah Bersalin !!! Berikut Jawaban Dari Segi Agama!

Sahabat kadang kala kita sering bertanya,  Kenapa Mengandung Anak Luar Nikah Lebih Mudah Bersalin ?  Nah semoga jawaban ini bisa membantu Anda. 


Dizaman yang serba moderen  saat ini ternyata fenomena wanita yang hamil diluar nikah bisa kita temui hampir di mana mana hal ini terjadi akibat bebasnya pergaulan anak muda seta prilaku seks bebas yang mereka terapkan, dan akibatnya banyak wanita yang hamil tanpa tahu siapa bapak dari anak yang ia kandung.

Nah anehnya lagi biasa wanita yang sudah hamil diluar nikah ini jika melahirkan atau bersalin selalu mudah lihat saja di berita berita yang mengabarkan jika ada orang yang melahirkan dijalan, di wc bahkan di dalam kamar tanpa ada bantuan orang lain.

Kenapa mengandung anak luar nikah lebih mudah dalam bersalin? seperti dikutip dari http://trendhot69.blogspot.fr berikut penjelasanya:
Kata Sorang ustaz yang mengajar saya tentang agama, ketakutan membuat seorang gadis terlampau &yang terlanjur dapat melahirkan anaknya dengan mudah.

Katanya lagi, mulai dari hubungan yang salah, ketika hamil tidak timbul kepayahan sebagaimana wanita-wanita biasa ketika sedang hamil. ALLAH cabut rasa kepayahan itu sehingga tidak mendapatkan pahala sebagaimana wanita-wanita lain yang bersusah payah ketika hamil hasil pernikahan yang sah.

Kadang-kadang, tanda-tanda sebagai orang hamil juga tidak terlihat. Perutnya tidak nampak besar, dapat pula berjalan dengan gagahnya. Kadang, bisa pergi sekolah dan buat kegiatan lapangan sebagaimana siswa lainnya, sedangkan sebenarnya sedang sarat mengandung. Itu satu lagi nikmat yang dicabut.
Kemudian ketika melahirkan nanti, mudah saja anak itu keluar ke dalam toilet pun bisa selesai. Maka, pahala sakit karena melahirkan anak itu telah diangkat darinya. Wanita biasa, pada keadaan begini harus dibantu oleh bidan yang terampil, itu pun susah dan sakit untuk melahirkan anak, tetapi wanita yang terlanjur itu mudah saja.


Setelah anak itu lahir, mereka sumbatkan ke dalam toilet dan flush! Mengapa sampai begitu kejam? Karena perasaan kasih sayang sudah dicabut darinya.
Jadi, kepada semua gadis, usah mudah terlampau.Secinta mana pun kamu kepada seorang pria, usah serahkan diri kamu secara yang salah. Kamu akan dihantui perasaan bersalah seumur hidup kamu. 

KAMU BISA MEMIKAT UNTUK MEMILIKI SECARA SAH 

Apa pun tu semua kuasa Allah SWT dan rezeki masing-masing. Ada juga yang dapat rezeki mudah bersalin.
Wallahua’lam

Semoga kita dan anak keturuan kita terhindar dari ini semua, aamiin

Jika merasa ini bermanfaat silahkan bagikan