Tuesday, April 26, 2016

Mau Mertua mu makin Sayang ?? Lakukan 8 Cara ini Cara Nomor 6 Paling Ampuh

Ketika seorang  wanita menikah, maka tanggung jawab orang tuanya sudah terlepas, karena kini tanggung jawab itu beralih pada sang suami, dan kewajiban sebagai istri adalah memenuhi hak-hak suami, demikian juga suami terhadap istri. Namun, ada yang perlu diketahui bahwa wanita menikah bukan pada suami saja, melainkan juga pada semua keluarga besar dan juga kedua orang tuanya.





Perlu dipahami, sekarang Anda menjadi istri dari anak mertua Anda, yang selama ini telah membesarkannya dan berharap suatu hari nanti si anak akan menyayangi dan menjaganya sampai akhir hayat. Karena Anda sebagai istri, Anda juga harus berlaku baik kepada mertua Anda bersikap kepada orang tua Anda sendiri. Berikut ini adalah cara agar Anda bisa disayang mertua:

1. Sopan dan Santun

Seperti halnya pada orang tua. Anda, berlaku sopan dan sopan adalah hal utama saat berada dihadapan mertua. Jangan memperlihatkan muka cemberut atau ketus meski suasana hati Anda sedang buruk. Jika kebetulan mertua Anda mengeluarkan sindiran atau celaan yang membuat Anda tersinggung, lebih baik tanggapi dengan kepala dingin. Kalaupun ada yang tidak berkenan di hati, sampaikan saja semuanya dengan kepala dingin tanpa menanggapinya terlalu serius. Anggap saja itu bentuk perhatian darinya yang mungkin disampaikan dengan cara yang kurang tepat.

2. Berikan Perhatian

Berikan perhatian kepada mertua sesibuk apapun Anda. Untuk itu, Anda bisa memulainya dari hal-hal kecil yang tidak terlalu sulit. Misalnya, disela-sela kesibukan bekerja, tak ada salahnya jika Anda menelepon sekadar mengetahui kabar mertua. Atau, jika punya sedikit waktu sesudah pulang dari


kantor, ajaklah suami Anda berkunjung sebentar kerumah orang tuanya. Ini tentu amat berarti untuk mereka.

3. Belajar sabar menghadapi kebiasaan mertua

Ini sangat diperlukan terutama bagi Anda yang kebetulan mempunyai mertua yang sedikit cerewet dan gemar berkomentar tentang banyak hal. Jangan pernah terpancing menanggapi komentar pedasnya. Sabar dan mencoba tersenyum ialah cara paling ampuh agar ia menyayangi dan menghormati Anda.

4. Perlihatkan bahwa Anda pandai mengurus anaknya

Bagi seorang ibu, anaknya tetaplah menjadi “Bayi kecil” yang perlu diurus dengan baik. Jadi, jangan heran jika ia tidak bisa sepenuhnya memercayakan sang anak kepada Anda, menantu perempuannya, diawal pernikahan nanti. Karena itu, perlihatkan bahwa Anda mampu menggantikan peran ibu untuk mengurus anaknya. Untuk mempermudah jangan pernah malu bertanya kepada mertua tentang hal-hal yang disukai dan tidak disukai pasangan Anda.

5. Tunjukan minat saat mengobrol dengan mertua

Salah satu langkah penting untuk mendapatkan hati mertua ialah dengan menaruh perhatian dan minat saat mengobrol bersamanya. Ketika Anda terlihat memerhatikan dengan saksama dan membalas obrolan mertua, maka dia akan merasa Anda menantu yang peduli terhadapnya.

6. Bawakan Hadiah

Hadiah atau kejutan manis tentunya membahagiakan mertua Anda. Anda dapat membawakan oleh-oleh, makanan, aksesori, atau buku dari penulis favoritnya.

7. Perlihatkan rasa peduli

Menunjukkan kepedulian terhadap mertua ialah salah satu bukti bahwa Anda adalah menantu yang berbakti. Ingatlah bahwa mertua juga orang tua Anda. Kesehatan dan kebahagian hidup mereka merupakanhal penting yang harus diperhatikan.

8. Ajak bicara tentang masa mudahnya

Salah satu cara membuat mertua senang adalah bernostalgia atau meminta mereka untuk bercerita tentang kisah masih mudahnya. Anda juga bisa menanyakan masa kecil pasangan Anda, yang dapat membuat mereka merasa bersemangat dan bahagia kembali. [reportaseterkini]

Bunda harus Tau nih !! Kenali 8 Tanda Anak Stress Atau Frustasi , inilah yang terjadi

Bunda, bukan hanya orangtua yang bisa mengalami kondisi stress atau frustasi, anak juga bisa mengalaminya. Bahkan, kondisi stress pada anak ini dapat berpengaruh juga pada kondisi psikis dan pertumbuhannya.







Agar mampu mengatasi kondisi ini, Bunda harus memahami tanda-tanda anak dalam kondisi stress atau frustasi. Berikut ini 8 tanda anak stress atau frustasi.

Susah Tidur
Tanda pertama anak stress adalah jika anak mulai susah tidur hingga melewati tengah malam bahkan hingga dini hari. Waktu yang baik untuk anak-anak tidur adalah jam 9 malam. Jika tanda ini terjadi, ajak anak untuk rileks saat mendekati jam tidur dengan cara memberinya susu hangat dan membacakannya buku dongeng.

Terlalu Aktif
Anak yang terlalu aktif hingga melukai dirinya dan orang di sekitarnya juga merupakan salah satu tanda anak dalam kondisi stress. Pelajari cara menghadapi anak yang terlalu agresif seperti suka memukul dan berteriak dengan artikel ini.

Terlalu Pemalu
Anak yang terlalu pemalu juga menandakan bahwa dirinya stress dan mengalami krisis percaya diri. Pupuk rasa percaya diri anak dengan memberinya dukungan dan menggali bakatnya.

Suka Mengamuk
Ciri lainnya adalah dengan menunjukkan gejala-gejala tantrum atau mengamuk, apalagi jika anak mengamuk tanpa sebab atau tidak mau mengungkapkan sebabnya kepada anda. Pelajari cara menghadapi anak tantrum di sini.

Pemilih Dalam Hal Makanan
Hal ini mungkin dianggap biasa oleh kebanyakan ibu, tapi hal ini bisa menunjukkan tanda-tanda anak dalam kondisi stress. Luangkan waktu untuk mengobrol berdua dengan anak untuk membicarakan hal yang menyebabkannya tidak mau makan ini itu.

Mengompol
Anak yang sering mengompol meski sudah melewati masa balita juga pertanda ia dalam keadaan stress. Ketidaktenangan yang dirasakannya terbawa hingga tidur dan menyebabkan ia ingin kencing di malam hari dan akhinya mengompol di kasur.

Mudah Menangis
Saat anak mudah menangis atau sangat sensitif karena hal-hal kecil, bisa jadi ia sebenarnya bukan hanya menangisi satu hal yang anda kira, tapi juga menangisi hal lain yang ia pendam dan terpancing karena satu hal tertentu yang merusak moodnya.

Ketakutan
Bagi para ibu modern, sudah saatnya menghilangkan kebiasaan menakuti anak agar ia mau menurut kata orangtuanya. Hal ini justru akan meninggalkan ketakutan tersebut melekat di kepala anak hingga menyebabkan dirinya stress.


Sumber dailymoeslem

Baca Kalau Brani !! Mengapa & Kenapa , Anak Kecil Itu Adalah Guru Kehidupanku ? Baca di sini

Tak tahan air mataku menetes ...
Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah.
Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.







Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah.
Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.
Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya.
Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.
Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.
"Berapa harganya Nek?"
"Satu plastik kue Lima ribu, nak", jawab si nenek.
Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :
"Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi."
Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya : "Ya Allah terima ksh bnyk Nak. Alhamdulillah ya Allah kabulkan doa saya utk beli obat cucu yg lagi sakit." Si nenek langsung jalan.

Refleks aku panggil anak lelaki itu.
"Siapa namamu ? Kelas berapa?"
"Nama saya Radit, kelas 2, pak", jawabnya sopan.
"Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu?'"
" Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa sepuluh ribu sehari. Tapi saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah."
"Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari senin?", tanyaku semakin tertarik.
"Betul Pak, jadi setiap jumat saya bisa sedekah Lima puluh ribu rupiah. Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak", anak SD itu berbicara dengan fasihnya.
Aku pegang bahu anak itu : " Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?"
"Ketika saya masih TK, pak"
Tak terasa air mataku menetes : "Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yg Lima puluh ribu tadi ya...", kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.
Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata : "Terima kasih banyak, Pak... Tapi untuk keperluan bapak aja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan... Tapi bapa punya keluarga.... Saya pamit balik ke kelas Pak".
Radit menyalami tanganku dan menciumnya.
"Allah menjagamu, nak ..", jawabku lirih.
Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya. Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya.
Kasir menjawab : " Empat puluh ribu rupiah.."
Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir : " Ini saya yang bayar... Kembaliannya berikan kepada si nenek ini.."
"Ya Allah.. Pak..."

Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotik... Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah disana.
Dalam hati aku berdoa semoga Allah terima sedekahku dan ampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah pergi mendahuluiku kembali kepada Allah.


Sumber pelangimuslim.com

Paha Ayam Aja Bayar 7000, Masa Paha Kamu DiGratisin?

Perindu surga   -   Ada beragam jalan untuk berdakwah. Salah satunya ajakan menutup aurat yang dikemas denga cara unik: memasang banner pada penutup becak motor alias bentor.




Penutup bentor itu memiliki warna dasar putih. Sebuah ajakan tertulisan tebal pada bagian atas: “Yuk!!! Tutup Aurat……” Menyusul tulisan berbunyi: “Jangan sampai… pahamu lebih murah daripada paha ayam.”

Setelah kalimat ajakan itu, terdapat sejumlah gambar: Dua buah paha ayam dan enam celana pendek, dengan tulisan “menggelitik” di bagian bawah gambar.

Tulisan “Paha ayam Rp. 7.000″ berada persis di bawah gambar paha ayam. Sementara tulisan “Pahamu gratis” berada di bawah gambar enam celana pendek.

Foto unik ini diunggah oleh Facebook Komunitas One Day One Juz pada Selasa 10 Maret 2015. Sejumlah pengguna Facebook memberikan komentarnya.

“semoga tidak seperti peringatan di bungkus rokok, tapi intinya saya setuju dengan dakwah seperti itu.“,

hahahha, di situ kadang saya sedih dan ketawa

Alhamdulilah semoga menjadi kenyataan

Jaman dulu para gadis memandang penting arti keperawanan dgn menjaga sikap dan perbuatannya dari hal tabu. Beda dgn anak muda jaman sekarang. Serba gratis demi cinta. hahahaha

Hahaha.. kadang suka kasian liat cewe2 pake baju sexy. Udh cakep2 masuk tv tp di blur.. ngga jadi pamer deh. Kl nunduk repot2 nutupin dada. Kl duduk ngesot2 biar paha aga ketutup. Padahal kan sia2 banget… Ngga konsekwen… kl mo nyaman ya jaga aurat aja non.

Namun ada netizen yang berkomentar lain:

“logika: daging ayam untuk kebutuhan hidup (pangan) mana ada makanan gratis kecuali ta’jil,
bodoh kl membandingkan dengan aurat. paha manusia apa untuk pangan? kl membandingkan jgan disamakan kayk binatang. brti yg ngepost mau kl disamakan binatang. toh di di kitab suci udah ada. perkara dia mau jalankan atau tidak itu udh hak masing masing… pantes aja sma kyk film menyamakan diri spt binatan Ex ganteng-ganteng srigala, 7 manusia harimau. kl dakwah mending to the point sesuai hadis/alquran. g perlu membandingkan.”

Nah, kalian sendiri, apa komentar kalian?


Sumber: sebarkanlah.com

Inilah 10 Cara Berdandan yang Terlarang bagi Muslimah , muslimah baca ini ?

Setiap wanita pasti ingin tampil cantik. Berdandan atau berhias adalah cara untuk tampil lebih cantik. Namun, tidak semua cara mempercantik diri diperbolehkan bagi muslimah.




Berikut ini 10 cara berdandan yang terlarang bagi Muslimah:

1. Membuka aurat

Berdandan secantik apapun, jika tidak menutup aurat, maka terlarang bagi muslimah. Adapun aurat muslimah adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.



Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab: 59)

بَكْرٍ دَخَلَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهَا ثِيَابٌ رِقَاقٌ فَأَعْرَضَ عَنْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ

Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam dengan memakai pakaian yang tipis. Maka Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam pun berpaling darinya dan bersabda, “Wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. (HR. Abu Daud)

Sesuai dengan hadits tersebut, Imam Syafi’i mengatakan di dalam Al Umm:

وكل المرأة عورة إلا كفيها ووجهها

“Dan setiap wanita adalah aurat kecuali telapak tangan dan wajahnya”


Sumber webmuslimah.com

Kemanakah RUH pergi di pagi hari ? Inilah awabanya

Salah satu aktivitas yang membuat badan bisa beristirahat adalah dengan melakukan tidur. Ya, tidur memang aktivitas yang dibutuhkan oleh setiap orang. Ketika tidur, kita tidak ingat sedang dalam kondisi tengkurap ataukah telentang. Tak heran jika banyak yang menyebut tidur sebagai sebuah kematian yang sementara. Jika memang seperti itu, lantas kemanakah ruh seorang manusia ketika tertidur?





Secara ilmiah, penelitian terhadap fenomena alamiah dalam diri manusia ini cukup sulit dilakukan mengingat ruh merupakan jiwa yang hanya manusia tersebutlah yang merasakan dan ruh juga termasuk benda yang tidak berbentuk dan tidak bisa dilihat oleh manusia.

Akan tetapi Al Quran telah memberikan penjelasan tentang tidur yang dialami oleh setiap makhluk hidup.

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya. Maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.” (QS Az Zumar 42)

Sementara dalam ayat lain, Allah berfirman:

“Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur (mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali. Lalu


Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan. Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hambaNya dan diutusNya kepadamu malaikat-malaikat penjaga sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.” (QS Al An’am 60-61)

Dua ayat diatas telah dengan jelas menyatakan bahwa nasib roh ketika tidur ada dalam kekuasaan Allah dan tidak bergentayangan seperti anggapan beberapa masyarakat. Selain itu Allah pun berhak memasukkan kembali roh tersebut ke dalam jasad manusia sesuai dengan umur yang telah ditentukanNya. Sehingga sangat salah jika ada yang beranggapan bahwa roh tidak akan masuk ke tubuh manusia jika wajah manusia tersebut dicoret-coret ketika tidurnya.

Adapun adab atau sunah ketika hendak tidur telah disabdakan oleh Rasulullah dalam hadistnya.

“Apabila salah seorang di antara kalian bangun dari tempat tidurnya, kemudian kembali lagi, hendaklah ia mengibas-ngibaskan kainnya sebanyak tiga kali (sebelum tidur pada tempat tidurnya). Sesungguhnya ia tidak mengetahui apa yang terjadi saat ia meninggalkannya. Dan apabila berbaring, hendaklah ia membaca: ‘Dengan menyebut namaMu Ya Allah, Rabb ku, aku meletakkan lambungku (tidur) dan denganMu pula aku mengangkatnya (bangun). Apabila engkau menahan diriku (mati), sayangilah aku. Namun bisa Engkau melepaskannya (hidup), peliharalah ia sebagaimana Engkau telah pelihara dengannya hamba-hambaMu yang shalih.”

Melihat keterangan tersebut sudah sepantasnya bagi kita untuk mempersiapkan tidur karena bisa jadi ruh kita tidak akan kembali lagi karena telah sesuai dengan ajal atau kita pun tidak tahu mara bahaya yang datang. Karenanya berwudhulah dan bacalah berbagai doa agar Allah menyelamatkan kita dari berbagai mara bahaya tersebut.

Wallahu A’lam

Sumber muslimterkini.com